Selasa, 29 Juli 2014

11 Kisah Yang Mengharukan 
 
1. KITA HARUS KUAT DALAM MENGHADAPI SEMUA COBAAN
Bersyukurlah jika Anda sudah di titik terendah dalam hidup, karena tidak ada pilihan lain selain menuju titik tertinggi. Ketika kamu merasa hidupmu terlalu berat, Sudahkah kamu bersyukur atas nafasmu hari ini? Sudahkah kamu senyum atas indahnya pagi?Anda harus bangun dan bersemangat agar impian Anda menjadi kenyataan. Orang yang hatinya penuh dengan rasa syukur selalu lebih sedikit masalah daripada orang yang hati dan mulutnya selalu mengeluh.Kehidupan ini penuh harapan jika Anda optimis, tapi penuh kegalauan jika Anda pesimis.Berpikir dan berprasangka positiflah selalu. Maka hal menakjubkan akan terjadi.
 
 
 2. KEKUATAN SEDEKAH BISA MENEMBUS LANGIT…

Bagi mereka yang percaya kepada ilmu sedekah, tak perlu diragukan lagi bahwa dengan kekuatan sedekah bisa menembus langit. Sedekah akan mengajarkan kita kebersyukuran, menghancurkan tembok-tembok kesombongan, merobohkan tiang-tiang keserakahan. Sedekah akan membawa hati dan harta, sehingga mudah dibawa mendekat kepada Sang Khaliq. Bersedekahlah, maka kesulitan apapun akan segera Allah berikan solusinya.

“Dan barangsiapa yang sedang disempitkan rezekinya, hendaknya ia menafkahkan sebagian rezeki yang Allah berikan kepadanya…" (QS. Ath-Talaq : 7)

Mengundang datangnya rezeki, menyembuhkan penyakit, melepas penderitaan dan kesulitan, memanjangkan umur, adalah empat hal keutamaan sedekah. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan-Nya untuk kita semua. Aamiin… Semoga segala apa yang sudah menjadi doa dan hajat kita segera dikabulkan Allah, dan segera dapat panggilan Allah untuk berkunjung dan menunaikan ibadah haji ke mekkah. Aamiin

Marilah kita berdoa, bermunajat kepada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita dari segala dosa yang telah lalu.
Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.

Aamiin ya Rabbal'alamin
 
 
 
 3. Kisah Dendam yang Berubah

Seorang lelaki yang baru menikah tinggal menumpang di rumah mertuanya. Beberapa saat tinggal bersamanya, akhirnya ia demikian kesal dengan ibu mertuanya yang menurutnya sangat brengsek, cerewet, bawel, bossy, dan angkuh sekali.

Setelah dua tahun, baginya cukup sudah penderitaan itu. Ia memutuskan untuk mengakhiri dengan berencana membunuh ibu mertuanya. Setelah memutar otak, ia pergi mendatangi dukun yang paling sakti di daerahnya.

Usai bercerita dengan penuh kegeraman, sang dukun tersenyum dan mengangguk-angguk. Diberinya sebotol cairan yang menurut petunjuk dukun adalah racun yang sangat mematikan. Syaratnya harus diberikan sedikit demi sedikit selama 2 bulan, dan dalam memberikan ia diharuskan bersikap manis, berkata lebih sopan,
serta selalu tersenyum. Hal ini untuk membuat si mertua supaya tidak mencurigainya.

Dengan penuh kesabaran, hari demi hari ia mulai meracuni si mertua, tentunya dengan sikap manis, tutur kata yang lebih santun serta senyum yang tidak lepas dari mulutnya. Perlahan namun pasti ia mulai melihat perubahan pada mertuanya. Ada satu hal yang membuatnya bingung, setelah satu bulan ia meracuni mertuanya, kelakuan mertua ini justru berubah menjadi demikian baik padanya. Sikapnya berubah 180 derajat dari sebelumnya, ia mulai menyapa lebih dahulu setiap kali ketemu.

Pikirnya, ini pasti akibat awal dari racun itu, yakni adanya perubahan sikap sebelum akhirnya meninggal. Mendekati hari ke-40 sikap mertua semakin baik dan hubungan dengannya semakin manis, ia mulai membuatkan minum teh di pagi hari, menyediakan pisang goreng dan seterusnya. Sebuah perilaku mertua yang dulu tidak pernah ia bayangkan akan terjadi.

Puncaknya pada hari ke-50 mertua memasakkan makanan yang paling ia sukai, bahkan di pagi harinya ia terkejut saat mendapati bajunya sudah dicuci bahkan diseterika oleh si mertua. Tak ayal lagi, hati kecilnya mulai memberontak. Muncullah rasa bersalah yang makin hari makin menguat. Pada hari ke-55, sudah tak terbendunglagi penyesalan itu, karena melihat perubahan si Ibu mertua yang menjadi sedemikian sayang padanya. Akhirnya pergilah ia ke dukun itu lagi, dengan terbata-bata penuh penyesalan dan rasa berdosa ia memohon-mohon untuk dibuatkan penangkal racun yang pernah diberikan sang dukun padanya.

Dengan senyum bijaksana bak malaikat, dukun itu berkata “Cairan yang kuberikan padamu dulu itu bukanlah racun, namun air biasa yang kuberi warna saja. Sikap mertuamu yang berubah menjadi sayang padamu, disebabkan karena SIKAP DIRIMU YANG TERLEBIH DAHULU BERUBAH MENJADI LEBIH RAMAH, LEBIH SANTUN DAN SELALU SENYUM PADANYA.”

Ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah di atas. Pertama, sikap buruk/penolakan orang lain, hanyalah sebagai akibat/reaksi atas sikap buruk kita padanya.
Kedua, kalau mau mengubah orang lain, kitalah yang berubah dahulu.
Ketiga, tidak semua ‘dukun’ salah. Kita juga harus jadi ‘dukun’ kalau sukses belajar yakni ‘duduk dengan tekun’. Keempat: Selamat mencoba!
 
 
4. KETIKA SESEORANG YANG KITA CINTAI PERGI BEGITU SAJA

Nyesek di dalam dada pasti, Ketika kita menyukai seseorang tapi tak pernah bisa memilikinya.
Dan akan lebih sedih lagi..
Ketika kita telah memiliki seseorang lalu kehilangan dia begitu saja.
Jangan karena hal itu akan menjadikan diri kita selalu menangis dan meratap..
Larut dalam kesedihan dan terus tenggelam dalam Kekecewaan yang berkepanjangan.

Ketika seseorang pergi dari hidup kita...

Usahlah kita selalu berderai air mata.
Usahlah kita selalu meratapi kepergiannya.
Usahlah kita selalu menangisi kepergiannya.
Usahlah kita sampai frustrasi karenanya.

Karena sejatinya...

Dia pergi akan ada yang menggantikan.
Dia pergi akan ada yang lebih baik lagi.
Dia pergi untuk menguatkan hati.
Dia pergi untuk melatih kita bangkit kembali.
Dia pergi hanya untuk menguji diri.
Dia pergi untuk mengangkat derajat kita di hadapan Ilahi.

Ingatlah...

Kepergiannya bukanlah akhir dari segalanya.
Di depan mata masih terbentang luas sebuah impian..
Untuk kita titi dengan harapan baru..
Yakinlah suatu hari nanti Allah akan memberi ganti yang lebih baik..

Orang bijak berkata :
Kebahagiaan itu bukan karena dengan siapa kita menjalani hidup.. Akan tetapi bagaimana kita menikmati hidup..
Itulah kebahagiaan yang sebenarnya..

InsyaAllah..
Aamiin Ya Rabbal'alaamiin..

Saya berdoa untuk akhi dan ukhti semua, semoga kita segera dipertemukan dengan jodoh terbaik yang sudah dipersiapkan-NYA. Agar tak perlu lagi kita bergelayut kesedihan. Aamiin.
Dan untuk yang sudah menemukannya, semoga Ramadhan kali ini semakin bisa mendekatkan keluarga pada sang Pencipta :) Aamiin.


5. WALAU JARAK KITA TERPISAH JAUH

Yaa Allah..
Aku merindukannya karena_Mu Ya Allah
Jauhkanlah aku dari perkara yang bisa membuat aku lupa kepada_Mu
Aku semakin mengerti bahwa jarak ini bukan untuk menghukumku
Tapi Jarak ini untuk Menjaga aku dan dia

Dengan ‘jarak’ ini..
Aku dan dia berjanji untuk berubah menjadi lebih baik

Dengan jarak ini..
Aku dan dia berjanji untuk memperbaiki cinta kepada Ilahi

Dengan jarak ini..
Aku dan dia berjanji untuk mencintai pencipta kami lebih dari segalanya

Dengan jarak ini..
Aku dan dia berjanji untuk mendalami ajaran Islam

Dan dengan jarak ini juga..
Aku dan dia yakin andai tiba saatnya nanti
Aku dan dia akan lebih siap untuk melayari semua ini dengan jalan yang diridhai

Syukur Ya Allah..
Karena memberi peluang kepadaku melalui jalan_Mu ini

Syukur Yaa Rabbi..
karena memberikan jarak itu kepada aku dan dia

Ya Allah..
Sekiranya dia baik untuk dunia dan akhiratku
Maka dekatkanlah dan satukanlah aku dengannya
Tapi sekiranya dia buruk untuk dunia dan akhiratku
Maka jauhkanlah aku darinya

Aamiin..



6. (Wajib Baca) Inilah Keistimewaan Malam Lailatul Qadar

Setiap muslim pasti menginginkan malampenuh kemuliaan, Lailatul Qadar. Malam ini hanya dijumpai setahun sekali. Orangyang beribadah sepanjang tahun tentu lebih mudah mendapatkan kemuliaan malamtersebut karena ibadahnya rutin dibanding dengan orang yang beribadahjarang-jarang.

Kali ini kita akan melihatkeistimewaan Lailatul Qadar yang begitu utama dari malam lainnya.

1- Lailatul Qadar adalah waktuditurunkannya Al Qur’an
Ibnu ‘Abbas dan selainnya mengatakan, “Allahmenurunkan Al Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzahyang ada di langit dunia. Kemudian Allah menurunkan Al Qur’an kepada Rasulullah-shallallahu ‘alaihi wa sallam- tersebut secara terpisah sesuai dengankejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim,14: 403). Ini sudah menunjukkan keistimewaan Lailatul Qadar.

2- Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan
Allah Ta’ala berfirman,
لَيْلَةُ الْقَدْرِخَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribubulan.” (QS. Al Qadar: 3). An Nakho’i mengatakan, “Amalan di lailatul qadarlebih baik dari amalan di 1000 bulan.” (Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 341).Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebihbaik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baikdari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (ZaadulMasiir, 9: 191). Ini sungguh keutamaan Lailatul Qadar yang luar biasa.

3-Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan.
Allah Ta’ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُفِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatumalam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS.Ad Dukhon: 3). Malam penuh berkah ini adalah malam ‘lailatul qadar’ dan inisudah menunjukkan keistimewaan malam tersebut, apalagi dirinci denganpoint-point selanjutnya.

4-Malaikat dan juga Ar Ruuh yaitu malaikat Jibril turun pada LailatulQadar.
Keistimewaan Lailatul Qadar ditandai puladengan turunnya malaikat. Allah Ta’ala berfirman,
تَنَزَّلُالْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا
“Pada malam itu turun malaikat-malaikat danmalaikat Jibril” (QS. Al Qadar: 4)
Banyak malaikat yang akan turun pada LailatulQadar karena banyaknya barokah (berkah) pada malam tersebut. Karena sekalilagi, turunnya malaikat menandakan turunnya berkah dan rahmat. Sebagaimanamalaikat turun ketika ada yang membacakan Al Qur’an, mereka akan mengitariorang-orang yang berada dalam majelis dzikir yaitu majelis ilmu. Dan malaikatakan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu karena malaikat sangatmengagungkan mereka. (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 14: 407)
Malaikat Jibril disebut “Ar Ruuh” dandispesialkan dalam ayat karena menunjukkan kemuliaan (keutamaan) malaikattersebut.

5- Lailatul Qadar disifati dengan ‘salaam’
Yang dimaksud ‘salaam’ dalam ayat,
سَلَامٌ هِيَ حَتَّىمَطْلَعِ الْفَجْر
“Malam itu (penuh) kesejahteraan sampaiterbit fajar” (QS. Al Qadr: 5) yaitu malam tersebut penuh keselamatan di manasetan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut baik berbuat jelek ataumengganggu yang lain. Demikianlah kata Mujahid (Lihat Tafsir Al Qur’an Al‘Azhim, 14: 407). Juga dapat berarti bahwa malam tersebut, banyak yang selamatdari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah (pada malamtersebut). Sungguh hal ini menunjukkan keutamaan luar biasa dari LailatulQadar.

6-Lailatul Qadar adalah malam dicatatnya takdir tahunan
Allah Ta’ala berfirman,
فِيهَا يُفْرَقُكُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ
“Pada malam itu dijelaskan segala urusanyang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4). Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya (12:334-335) menerangkan bahwa pada Lailatul Qadar akan dirinci di Lauhul Mahfuzhmengenai penulisan takdir dalam setahun, juga akan dicatat ajal dan rizki. Danjuga akan dicatat segala sesuatu hingga akhir dalam setahun. Demikiandiriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak dan ulama salaflainnya.
Namun perlu dicatat sebagaimana keterangandari Imam Nawawi rahimahullah­ dalam Syarh Muslim (8: 57) bahwacatatan takdir tahunan tersebut tentu saja didahului oleh ilmu dan penulisanAllah. Takdir ini nantinya akan ditampakkan pada malikat dan ia akan mengetahuiyang akan terjadi, lalu ia akan melakukan tugas yang diperintahkan untuknya.

7- Dosa setiap orang yang menghidupkanmalam ‘Lailatul Qadar’ akan diampuni oleh Allah
Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَالْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malamlailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanyayang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901)
Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan bahwayang dimaksud ‘iimaanan’ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah yaitupahala yang diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam tersebut). Sedangkan‘ihtisaaban’ bermakna mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karenamengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riya’. (Lihat Fathul Bari, 4: 251)

Ya Allah, mudahkanlah kami meraihkeistimewaan Lailatul Qadar dengan bisa mengisi hari-hari terakhir kami dibulan Ramadhan dengan amalan sholih.
Aamin Yaa Mujibas Saa-ilin.



 
7. Surat elektronik seorang perempuan kepada Ayah

Kupastikan aku memang jarang bertemu ayah dibanding ibu lantaran ayah bekerja di luar rumah. Dan pulang ketika kami sama-sama letih untuk berbicara satu sama lainnya. Tapi aku percaya, mungkin ibu yang lebih kerap menelepon untuk menanyakan keadaanku setiap hari tapi aku tahu, ayahlah yang mengingatkan ibu untuk meneleponku.

Semasa kecil, ibukulah yang lebih sering menggendongku, tapi aku tahu, ketika Ayah pulang bekerja dengan wajah yang letih, ayahlah yang selalu menanyakan apa yang aku lakukan seharian. Walau beliau tak bertanya langsung kepadaku karena saking letihnya mencari nafkah dan melihatku terlelap dalam tidur nyenyakku. Ku tahu, ia kecup keningku dalam tidurku.

Saat aku demam ayah membentak “sudah diberitahu jangan minum Es”, lantas aku merengkut, menjauhi ayahku dan menangis di depan ibu. Tapi aku tahu, ayahlah yang risau dengan keadaanku, sampai beliau hanya bisa menggigit bibir menahan kesakitanku.
Ketika remaja aku meminta keluar malam, ayah dengan tegas berkata tidak boleh, sadar, ayahku hanya ingin menjagaku, karena beliau lebih tahu apa yang ada di luar, karena bagi ayah, aku adalah sesuatu yang sangat berharga.

Saat aku sudah dipercaya oleh-nya Ayah pun melontarkan peraturannya. Maka aku kadang melonggarkan kepercayaannya. Ayahlah yang setia menunggu di ruang tamu, dengan rasa sangat risau, bahkan sampai menyuruh ibu mengontak beberapa temanku untuk menanyakan keadaanku, “Dimana dan sedang apa di luar?”.
Setelah dewasa walau ibu yang mengantarku ke sekolah untuk belajar tapi aku tahu ayahku yang berkata “Bu, temani anakmu, aku yang mencari nafkah untuk kita bersama”.

Disaat aku merengek memerlukan ini itu, untuk keperluan kuliahku, Ayah hanya mengerutkan dahi tanpa menolak, beliau memenuhinya, dan cuma berpikir, “Kemana aku harus mencari uang tambahan, padahal gajiku paspas-an, dan sudah tak ada tempat lagi untuk meminjam”.

Saat aku berjaya, dia adalah orang pertama yang berdiri dan tepuk tangan untukku, ayahlah yang mengabari sanak sodara “Anakku sudah sukses”.

Dalam sujudnya, ayah juga tidak kalah dengan doa ibu, Cuma bedanya ayah simpan doa itu di dalam hatinya.
Sampai ketika aku menemukan jodohku, ayahku sangat berhati-hati mengizinkannya. Dan akhirnya saat ayah duduk melihatku diatas pelaminan bersama pasanganku, ayahpun tersenyum bahagia.

Lantas aku menengok, ayah sempat pergi kebelakang dan menangis, ayah menangis karena sangat bahagia dan beliau berdoa, “Ya Tuhan, tugasku telah selesai dengan baik, bahagiakanlah putra-putri kecilku yang manis bersama pasangannya”.

Ku akhiri tulisanku dengan sebuah bait lagu.
“Untuk Ayah tercinta, aku ingin bernyanyi, dengan air mata di pipiku. Ayah dengarkanlah, aku ingin berjumpa, walau hanya dalam mimpi”.
 
8. NASEHAT PERNIKAHAN

1. KETIKA AKAN MENIKAH. Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kita. Janganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita

2. KETIKA MELAMAR. Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis

3. KETIKA AKAD NIKAH. Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN. Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoakan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan doa mereka

5. SEJAK MALAM PERTAMA. Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA. Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tapi juga semak belukar yang penuh onak dan duri

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG. Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK. Cintailah isteri atau suami anda 100%

9. KETIKA TELAH MEMILIKI ANAK. Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.

10. KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK. Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami & isteri

11. KETIKA EKONOMI MEMBAIK. Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita

12. KETIKA MENDIDIK ANAK. Jadilah teladan yang baik bagi anak-anak dalam kehidupan rumah tangga

13. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI. Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda

14. KETIKA ANDA ADALAH ISTERI. Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.Orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak

15. KETIKA ANAK BERMASALAH. Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

16. KETIKA ADA PIL. Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

17. KETIKA ADA WIL. Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

18. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA. Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

19. KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS Gunakanlah formula 7 K (1 Ketaqwaan 2 Kasih sayang 3 Kesetiaan 4 Komunikasi dialogis 5 Keterbukaan 6 Kejujuran 7 Kesabaran)

Semoga kita semua adalah Keluarga yang harmonis dalam naungan Ridho-Nya...Aamiin....




 9. HARAPAN WANITA SHOLEHAH

Aku tak mencari seorang suami yg tampan wajahnya atau yg tegap badannya. Aku hanya mencari seorang laki-laki yg benar-benar telah siap menjadi imamku.Yang dapat membimbingku dalam urusan dunia dan akhirat, yg dapat menuntunku ke arah yg benar.Yang bisa mengingatkanku ketika aku lalai dalam melaksanakan dan menjalankan perintah-Nya.
Yang bisa menyadarkanku ketika aku berbuat khilaf dan yg bisa meluruskan akalku dengan penuh kelembutan.Yang bisa menegurku ketika aku alpa pada tanggung jawab dan kewajibanku sebagai seorang istri yg wajib taat pada suami dan Tuhan-Nya.Yang bisa memaafkanku dengan ikhlas atas segala salah dan khilafku.Agar keluarga yg aku bina bersama dia menjadi keluarga yg sakinah, mawadah, warahmah.

Ya Allah...

Ku yakin bila saatnya sudah menghampiri, pasti kebahagian itu aku dapati...Mohon beri aku kekuatan dan kesabaran dalam penantianku...Ya Allah...Kirimkan dia yg membawa kebaikkan, baik bagi duniaku, akhiratku dan agamaku...Agar kami sama_sama berjamaah tuk tetap menuju-MU...Bimbinglah hati kami, kuatkanlah hati kami, penuhilah dg rahmat dan kasih sayang-MU...

Sahabatku Yang dimuliakan Allah, Doamu adalah media sosial karya Rumah AmaliaDukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami.Ya Allah, muliakanlah sahabat-sahabat Kami, Berikanlah Kami pasangan yang setia, mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah. Kelak masukkanlah Kami disurga yang terindah.."

Aamiin Ya Robbal Alamin




10.  Orang yang berpuasa, Doanya Mustajab

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :
"Tiga golongan yang tidak tertolak do'anya: Orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil, dan do'a orang yang terzhalimi." (Hadits Shahih riwayat Ahmad).

Yuk perbanyak doa di bulan Ramadhan ini.
Semoga Allah mengabulkan doa kita. Aamiin.

Mari terus berbagi KEBAIKAN.
Bagikan/Share, Semoga menjadi KEBAIKAN Anda.




11. KISAH SEORANG DOSEN YANG MEM-BOOKING 8 PSK SEKALIGUS DALAM SATU KAMAR

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Seorang Dosen UIN SGD Bandung masuk ke tempat pelacuran di daerah Bekasi dan mem-booking 8 PSK sekaligus, lalu diboyong ke satu kamar. Sekuriti berbadan besar oknum TNI menguntitnya.

Menyewa 8 orang sekaligus tentu tidak wajar dan mencurigakan. “Dia punya kekuatan seks seperti apa?” Pikirnya. Tahu ada yang menguntit, sang dosen merasa terganggu, terjadilah adu mulut sampai si TNI itu tak berkutik.

Argumen sang dosen kuat, karena toh sudah di-booking adalah hak dia untuk melakukan apa saja dengan 8 perempuan itu dalam kamar. Sang dosen bertanya, “Sebagai apa kamu disini?” “Saya keamananan Pak!”

Mendengar jawaban itu, sontak sang dosen marah: “Keamanan apanya ..?? Pekerjaan kamu disini bukan mengamankan tapi membuat mereka menderita. Kamu menjerumuskan dan mencelakakan mereka semua di dunia dan di akherat. Keamanan apanya?”

Sang centeng tak berkutik. Sekuriti itu pun ditantang duel kalau mengganggu acara sang dosen, tapi si oknum ini tidak berani, apalagi saat diancam akan dilaporkan ke atasannya jadi centeng “neraka” seperti itu. Ia pun takut, pergi dan minta maaf. Ke 8 PSK itu merasakan lain, ada hal aneh yang akan dilakukan tamunya ini mem-booking mereka banyakan.

Di dalam kamar, sang dosen meminta seprai dari dua kasur dicabut: “Tolong tutup badan kalian semua dengan kain itu. Saya tidak mau melihatnya.” 8 PSK itu kemudian diceramahi dan dinasehati panjang lebar tentang kelakuan buruknya, tentang uang haramnya, akibatnya pada anak, durhakanya pada orang tua, alasan dustanya soal kebutuhan ekonomi, tentang bahaya penyakit kelamin dll.

“Bayangkan kalau anak perempuanmu seperti kamu mau nggak? Kalau anak-anakmu tahu kelakuanmu seperti ini mau gak?” “Kalau ibumu tahu mau gak? Bayangkan perasaan mereka, betapa malu dan sakit hatinya. Inikah balasan pada ibumu yang sudah susah payah melahirkan, membesarkan dan mendidikmu?” dll … dll … (sekitar 2 jam dia biacara). Ledakan tangisan 8 PSK itu muncrat semua, semua menyadari dan menyesali, tobat seketika, janji besok semuanya akan keluar.

Esoknya, sang dosen, datang lagi mengecek ke tempat pelacuran. Benar, 8 nama itu sudah tidak ada di daftar, sudah keluar.

Beberapa hari kemudian, sang dosen mengunjungi ke 8 orang itu ke kampungnya masing-masing, mengontrol dan membina, dan komunikasi terus berjalan setelah beberapa minggu/bulan.

8 perempuan muda yang wajah-wajahnya aduhai itu, kini ada yang buka warung, buka kios, kerja di pabrik dll. Pada salah satu yang jualan gorengan, sang dosen ustadz berkata: “Naah … begituu … ini yang halal dan barokah. Rizki halal tidak susah asalkan dicari.” Mereka merasakan kebahagiaan yang sangat amat telah keluar dari jerat pekerjaaan kotornya.

Dari ke 8 PSK itu, 6 orang bersuami dan direstui oleh suaminya jadi PSK (asalnya daerahnya Subang, Indramayu, Sukabumi). Yang suaminya menerima dan sadar, suaminya juga dibina. Yang suaminya menolak dan marah karena kehilangan income dari istrinya yang cukup besar, sang dosen memberikan instruksi:

“Kamu harus bercerai dengan suamimu, wajib, karena ia telah menjerumuskan dan merusakmu. Suami macam apa seperti itu, sekarang pun ia tidak terima kamu telah sadar. Sekarang cari suami yang baik, masih banyak. Insya Allah saya akan bantu.”

Yang suaminya tidak terima, semuanya diceraikan. Satu orang yang dari Indramayu, bukan hanya tidak terima malah menteror mantan istrinya dan keluarganya.

Ketika sang dosen dilapori, tidak menunggu, ia langsung berangkat mencarinya sendiri rumah orang itu. Laki-laki itu kembali ke rumah orang tuanya. Sang dosen masuk dan menceramahi laki-laki itu, bukannya berterima kasih dan bersyukur istrinya telah sadar dan kembali ke jalan yang benar.

Laki-laki itu tetap tidak terima dan marah-marah. Ia bersungut-sungut menuduh laki-laki yang tak dikenalnya itu mengganggu kesenangannyalah, merusak rumah tangga oranglah, sok sucilah, dll. Sang dosen membantah: “Siapa yang merusak? Justru kamu yang merusak istri kamu dan kamu memerasnya. Suami macam apa kamu ini?”

Karena nasehat tidak akan masuk pada orang seperti ini, akhirnya sang dosen mengambil jalan akhir. “Sekarang gini aja, kamu ambil golok bawa keluar, ayo kita duel diluar tapi dengan catatan sampai mati dan harus disaksikan masyarakat, RT, RW dan Polisi. Siapa yang benar diantara kita.”

Laki-laki itu hanya diam, sang dosen kesal, ia masuk ke dapur dan meminta golok pada keluarganya. Golok itu diberikan dan dipaksakannya agar laki-laki itu memegangnya dan dipersilahkan untuk menebas bagian mana saja dari tubuh sang sang dosen yang dia mau.

Karena dia masih diam, sang dosen menggusur orang itu keluar rumah. Karena suasana ribut, tetangga pada keluar, nonton.

Sekalian sang ustadz berteriak-teriak disitu menjelaskan betapa bodoh dan dungunya orang ini, istrinya disadarkan malah tidak terima berarti dia ini hakikatnya setan. Tetangga yang sudah menaruh curiga pada pekerjaan istri laki-laki itu membenarkan ucapan sang dosen. Mereka terus menonton.

Sampai ujungnya, laki-laki itu sadar, menangis, menyesali dan berjanji tidak akan mengganggu mantan istrinya lagi. Orang tuanya pun menyesalkan kebodohan anaknya itu. “Awas, mengganggu lagi mantan istrimu, dengan saya urusannya.”

Ketika kisah ini diceritakan pada saya, saya bilang “luar biasaa …” Ia berucap, “Yaa … menolong itu harus tuntas, jangan setengah-setengah, cuma menyadarkan saja tapi kesananya tidak bertanggung jawab, tidak di urus, ya gak akan bener, dia bisa balik lagi nanti.” Subhanallaah …

Wallahu a'lam bishawab ..

Mari Kita tingkatkan DZIKIR kita …
… demi hidup yang lebih produktif dan bahagia.



0 komentar:

Posting Komentar